KJRI Jeddah Pulangkan WNI yang Sekarat di Parkiran RS Arab Saudi

Jakarta – KJRI Jeddah, Arab Saudi memulangkan salah satu WNI yang terkapar sekarat di parkiran rumah sakit (RS) Universitas King Abdulaziz Jeddah. Perempuan asal Bangkalan, Jawa Timur tersebut menderita stroke.

Dari keterangan yang diterima detikcom, Senin (24/9/2018), perempuan bernama Halimah Sudin ditemukan petugas satpam rumah sakit 6 September silam.

Safaat Ghofur, Pelaksana Fungsi Konsuler (PFK)-1 yang merangkap Koordinator Pelindungan Warga (KPW), mengungkapkan Halimah diantar berobat oleh seseorang ke RS tersebut. Namun, karena penyakit yang diderita Halimah dirawat secara intensif dan membutuhkan banyak biaya, pihak pengantar meninggalkan Halimah sendirian terkapar di parkiran.


Halimah masuk ke Arab Saudi 2006 dengan status tidak resmi dan menetap serta bekerja secara ilegal. Dia pernah tercatat sebagai peserta program Amnesti 2013/2014.

Pada saat itu, seluruh warga negara asing ilegal diberikan kesempatan melegalkan statusnya atau pulang ke negaranya tanpa melalui tahanan imigrasi. Namun, Halimah memilih tidak pulang dan tetap bekerja secara ilegal.

“Di sini (Arab Saudi) warga asing ilegal tidak mendapatkan akses pelayanan kesehatan. Jadi, rumah sakit tidak mau menerima kecuali ada penjamin yang punya iqamah (kartu izin tinggal). Yang punya iqamah itu nantinya yang harus bertanggung jawab atas biaya rumah sakit,” ujar Safaat.

“Mungkin gara-gara takut dimintai tanggung jawab, orang yang mengantar Halimah meninggalkan dia sendirian. Dia akhirnya dirawat rumah sakit,” sambungnya.

Pihak rumah sakit semula menuntut KJRI untuk menanggung biaya sebesar 20 ribu riyal atau sekitar Rp 76 juta. Namun, Ainur Rifqie, PFK-3, melobi pihak berwenang di rumah sakit agar Halimah dibebaskan dari biaya atas pertimbangan kemanusiaan dan akhirnya permohonan KJRI diterima dengan syarat Halimah segera meninggalkan rumah sakit dalam tempo 3 hari.

Seiring kondisi Halimah yang membaik, Tim Pelindungan KJRI mendatangi Pusat Detensi Imigrasi (Tarhil) untuk mengurus exit permit sekaligus menyampaikan permohonan agar Halimah dipulangkan ke Indonesia. Namun, pihak Tarhil enggan memenuhi permintaan KJRI untuk menyediakan tiket bagi Halimah meskipun dia berstatus tidak resmi, dengan alasan dia bukan tahanan Tarhil.

Akhirnya, perempuan yang masuk ke Arab Saudi dengan visa umrah 12 tahun silam itu dipulangkan ke Tanah Air pada Minggu, (23/9) kemarin. Dia didampingi seorang staf KJRI karena harus menggunakan kursi roda.

KJRI juga telah menyampaikan permohonan bantuan kepada Direktorat Perlindungan WNI dan BHI dan instansi terkait (Kementerian Tenaga Kerja dan Kementerian Kesehatan) untuk mengatur pemulangan Halimah ke kampung halaman dan perawatan lanjutan setibanya di Indonesia. Pihak KJRI mengimbau para WNI agar mematuhi aturan yang berlaku dan meminta para WNI yang tidak memiliki dokumen resmi segera kembali ke Indonesia.

“Jangan menunggu hingga lanjut usia dan sakit-sakitan. Kalau sudah mulai sakit-sakitan, segera pulang. Jangan nunggu parah, baru minta diurus pulang,” ucap Konjen RI, Mohamad Hery Saripudin.
(haf/haf)

Siapkan Miliaran Rupiah demi Rumah Lantai 2 di Depok

JAKARTA – Acara Indonesia Properti Expo (IPEX) 2018 menawarkan jenis hunian mulai dari rumah tapak (landed house) hingga apartemen yang mematok harga dari ratusan juta hingga miliaran.

Seperti hunian yang Sawangan Residence Ideal yang berlokasi di Depok, menawarkan rumah tapak seharga Rp1,44 miliar. Harga yang dipatok tinggi ini untuk hunian tipe 100/135.

BERITA TERKAIT +

Lila, salah satu sales properti ini menyatakan, harga yang dipatok ini setara dengan spesifikasi fasilitas rumah. Diantaranya dengan sanitari standar Amerika Serikat, struktur beton yang bertulang hingga jenis penutup lantai homogeneous berukuran 60×60 cm. “Tipe ini kan juga memiliki 2 lantai. Selain itu listriknya sudah sebesar 2.200 VA,” ujarnya

Baca Selengkapnya: Cari Rumah Tingkat Dua di Depok , Siapkan Kocek Rp1,44 Miliar

(rhs)

Pemkab Sabu Didorong Kembali Operasikan Pabrik Rumput Laut

Ilustrasi. Medcom.id/Rakhmat Riyandi

Kupang: Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meminta Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua kembali mengoperasikan pabrik pengolahan rumput laut di daerah itu. Pabrik itu diharapkan dapat menampung rumput laut yang diproduksi petani nelayan setempat.

“Kami sudah mendapat laporan bahwa pabrik rumput laut di Sabu Raijua sudah tidak beroperasi lagi, dan itulah yang membuat para petani harus menjual hasil produksi mereka ke Pulau Jawa dan Makassar,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT Ganef Wurgiyanto di Kupang, Minggu, 23 September 2018.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (DKP) membantu membangun pabrik tersebut dengan tujuan agar produksi rumput laut dijual dalam bentuk olahan. Harapannya pabrik tersebut memberi nilai tambah bagi produk yang dijual sekaligus memberi kontribusi untuk pendapatan asli daerah (PAD).

Selain itu, pengoperasian pabrik akan mempermudah petani dalam memasarkan produk dengan harga yang lebih menguntungkan. Dia juga menilai daerah bisa menyerahkan pengoperasian pabrik tersebut ke pihak ketiga jika dapat saling menguntungkan.

Wakil Bupati Sabu Raijua Nikodemis Rihi Heke mengakui pabrik pengolahan rumput laut yang dikelola perusahaan daerah tersebut mandek karena masalah manajamen.

“(Pabrik) tidak beroperasi, tetapi kami sedang membahas kerja sama dengan pihak ketiga
untuk menghidupkan kembali pabrik yang sudah ada,” kata Nikodemus.

Pembahasan rencana kerja sama dengan pihak ketiga sudah hampir final. Tinggal beberapa hal yang belum disepakati seperti kontribusi dari pabrik untuk pendapatan asli daerah (PAD). Dia yakin pabrik sudah bisa beroperasi tahun ini.

(SUR)

Timses Jokowi soal Dukungan Ketua Kadin-HIPMI: Atas Nama Pribadi

JakartaErick Thohir mengatakan Ketum Kadin, Rosan Roeslani dan Ketum HIPMI, Bahlil Lahadalia bergabung ke timses Jokowi-Ma’ruf Amin atas nama pribadi. Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin itu mengatakan dukungan keduanya bukan keputusan organisasi.

“Oh, nggak. (Atas nama) pribadi dong,” kata Erick di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (23/9/2018).

Erick menyebut masuknya Rosan dan Bahlil memberi keuntungan bagi pasangan Jokowi-Ma’ruf. Sebab, mereka memiliki pengetahuan mendalam tentang ekonomi.

“Pak Rosan Roeslani kan sebagai wakil ketua. Nanti membantu daripada visi-misi ekonomi di mana beliau sendiri kan yang riil bisnisnya, jadi bukan teori,” papar Erick.

“Kalau Ketua HIPMI, Mas Bahlil, itu dia juga bisa menggerakkan, memberikan masukan daripada ekonominya untuk anak-anak muda,” imbuhnya.

Bergabungnya Rosan dan Bahlil ke TKN Jokowi-Ma’ruf disampaikan Sekjen PKB Abdul Kadir Karding. Menurut Karding, keduanya disebut bakal menjadi kekuatan baru.

“Jadi, perlu saya sampaikan bahwa pada susunan Tim Kampanye Nasional yang baru, ada tambahan beberapa nama salah satunya Pak Rosan dan Mas Bahlil. Masing-masing adalah Ketua Kadin dan Ketua HIPMI. Sehingga tentu ini jadi kekuatan baru, menjadi energi baru bagi kami tim pemenangan pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf,” kata Sekjen PKB, Abdul Kadir Karding kepada detikcom, Minggu (23/9).
(zak/haf)

Cerita Kengerian di Balik Destinasi Top Eropa

Cork – Ada cerita mengerikan dibalik pulau ini. Namun begitu, tahun lalu, Spike Island menjadi destinasi paling top di Eropa pada tahun 2017.

Melansir CNN Travel, Minggu (23/9/2018), lokasi Spike Island terletak di lepas pantai barat daya Irlandia. Daya tarik utamanya adalah benteng berbentuk bintang yang dulu digunakan sebagai penjara terbesar di dunia.

Kini, Spike Island dibuka untuk para wisatawan, seperti Alcatraz di San Francisco Bay atau Robben Island di lepas pantai Afrika Selatan. Di zaman Victoria, pulau ini jadi tempat mengerikan bagi para penghuninya karena lebih dari 1.000 tahanan meninggal di sana dalam waktu kurang dari empat tahun.


Untuk mempelajari bagaimana orang-orang yang tewas di pulau penjara ini, bio-arkeolog dari University College Cork, Profesor Barra O’Donnabhain mulai menggali kuburan narapidana pada tahun 2013. Selama lima tahun terakhir, timnya telah menemukan beberapa misteri yang terkubur di Spike Island.

Spike Island sering digambarkan sebagai Alcatraznya Irlandia. Catatan awal menunjukkan pulau seluas 104 hektar itu mungkin adalah pemukiman di abad ke-6 lalu beralih guna menjadi pangkalan militer Inggris pada abad ke-18 hingga berubah lagi menjadi penjara.

Cerita Kengerian di Balik Destinasi Top Eropa(Dok. Spike Island Cork)

Narapidananya menunggu untuk dikirim ke daerah koloni Inggris, seperti Australia dan Bermuda. Dari 1847, pria dan anak laki-laki dari umur 12 tahun telah dikirim ke Spike Island karena mencuri kentang.

Pada tahun 1853 jumlah tahanan di pulau itu telah meningkat menjadi 2.500. Inilah penjara terbesar di Kerajaan Inggris pada saat itu.

Tiap 40 tahanan akan menghuni sel berukuran 12-5,4 meter dan tidak ada sel individu walau untuk menahan penjahat paling berbahaya. Laporan narapidana dari blok hukuman merinci bagaimana tahanan dirantai dari pergelangan tangan dan pergelangan kaki hingga lecet-lecet.

Cerita Kengerian di Balik Destinasi Top Eropa(Dok. Spike Island Cork)

Sistem kerja paksa di dalam penjara yang dipadukan dengan kondisi hidup yang buruk hingga tak mendapat pola makan yang memadai membuat narapidana meninggal hampir setiap hari di tahun-tahun awal. Satu dari dua kuburan pulau yang belum digali menampung lebih dari 1.000 tahanan yang meninggal sebelum tahun 1860.

O’Donnabhain dan timnya telah menggali 35 pemakaman dari kuburan lain, yang digunakan dari tahun 1860 dan seterusnya. Pada titik ini jumlah kematian telah berkurang drastis menjadi sekitar satu per bulan.

Dia terkejut prosesi tahanan mengubur sesama narapidana. Mereka sangat berhati-hati saat melukis peti pinus murahan agar terlihat seperti peti kayu ek, hal itu seperti kado terakhir.

Cerita Kengerian di Balik Destinasi Top Eropa(Dok. Spike Island Cork)

Namun ada penemuan yang paling aneh, yakni beberapa bagian atas tengkorak mereka dihilangkan. O’Donnabhain berspekulasi bahwa ini mungkin merupakan bagian dari teori ‘dilahirkan bersifat kriminal’ yang dipelopori oleh ilmuwan Italia, Cesare Lombroso.

Ketika masuk abad ke-19 ditutup penjara ini pada tahun 1883 dan pulau itu berfungsi seperti semula sebagai barak militer. Lalu, dibuka kembali sebagai penjara dari 1985 hingga 2004.

Ketika O’Donnabhain mengunjunginya hampir satu dekade kemudian, dia mengatakan bahwa seprai dalam sel masih ada di tempat tidur. Jadi, sebelum dia mulai menggali, timnya mendokumentasikan grafiti modern yang ditulis oleh tahanan abad ke-20.

Grafiti di dinding memerinci nama julukan tahanan, kalimat, dan kampung halamannya. O’Donnabhain mengatakan tahanan modern ini sama dengan era Victoria, karena berasal dari lingkungan yang kurang mampu.

Spike Island pertama kali dibuka untuk umum pada tahun 2016 dan diberi nama ‘Europe’s Leading Tourist Attraction’ di World Travel Awards tahun lalu. Sejumlah turis ingin menjelajahi pulau itu karena masa lalunya yang kelam. (rdy/aff)

Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.

Pemerintah Tetapkan Penggunaan B20, Ini Pengertian dan Harganya

JAKARTA – Mulai sekarang katakan sayonara pada Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar murni atau B-0. Tengok saja, seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) hanya akan menjual Solar dengan campuran minyak kelapa sawit sebesar 20% (Biodiesel 20/Solar B20). Kewajiban ini sudah berlaku sejak 1 September 2018.

Dilansir dari halaman Cermati.com, berikut pengertia, manfaat dan harga dari B20:

BERITA TERKAIT +

Pengertian Solar B20

Biodiesel adalah bahan bakar nabati (BBN) untuk mesin atau motor diesel berupa ester metil asam lemak (minyak nabati atau fatty acid methyl ester/FAME) yang terbuat dari minyak nabati atau lemak hewan melalui proses esterifikasi atau transesterifikasi. Bahan baku biodiesel saat ini berasal dari minyak sawit (CPO)

Manfaat biodiesel digunakan sebagai energi alternatif pengganti BBM jenis diesel atau Solar. Dengan kata lain, minyak sawit ini bisa dipakai 100% untuk seluruh kendaraan diesel atau dicampur dengan Solar pada tingkat tertentu, seperti 20%. Jadi program B20 ini mengkombinasikan 80% Solar dan minyak sawit 20%.

Program pemerintah ini berjalan atas 4 dasar hukum:

1. Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 61 Tahun 2015 tentang Penghimpunan dan Penggunaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit

2. Peraturan Menteri ESDM Nomor 41 Tahun 2018 tentang Penyediaan dan Pemanfaatan BBN jenis biodiesel dalam Rangka Pembiayaan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit

3. Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 1935 K/10/MEM/2018 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri ESDM Nomor 1803 K/10/MEM/2018 tentang Penetapan Badan Usaha BBN Jenis Biodiesel dan Alokasi Besaran Volume untuk Pengadaan BBN Jenis Biodiesel pada PT Pertamina (Persero) dan PT AKR Corporindo Tbk periode Mei-Oktober 2018

4. Kepmen ESDM Nomor 1936 K/10/MEM/2018 tentang Pengadaan BBN Jenis Biodiesel untuk Pencampuran Jenis BBM Umum periode September-Desember 2018.

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), B20 pada Solar diperluas secara masif ke berbagai sektor subsidi maupun non-subsidi, termasuk seluruh kendaraan bermesin diesel di Indonesia atau kendaraan pribadi.

Jadi bukan cuma kereta api yang mengonsumsi Solar campur minyak sawit, tapi juga kendaraan non-subsidi, di antaranya alat-alat berat di sektor pertambangan, traktor atau ekskavator, sampai sektor industri, seperti usaha mikro, perikanan, pertanian, industri dan komersial.

Sebelumnya

1 / 2

Nostalgia Kuliner dan Mainan Jadul, Ada di Sini

Batang – Masih ingat permainan bakiak egrang atau bakiak? Datang saja ke Minggon Jatinan yang bakal membuat kamu bernostalgia.

Di Batang, terdapat tempat tujuan wisata yang ada hanya setiap hari Minggu. Namanya Minggon Jatinan. Di sini pengunjung dibawa ke nuansa jadul. Baik dolanan maupun aneka kuliner jadul. Uniknya, uang yang digunakan pun menggunakan kepingan uang koin kayu. Aneka kuliner jadul, bahkan permainan jadul pun ada.

Untuk bisa menikmati kuliner jadul ini kita harus menukar uang rupiah dengan uang khusus. Bentuknya seperti kepingan uang yang bundar yang terbuat dari kayu. Satu koin bundar ini bernilai dua ribu rupiah. Ada petugas khusus yang siap di pintu masuk untuk melayani penukaran uang koin ini. Para petugaspun sengaja menggunakan pakaian kebaya ala jaman dahulu.

“Kalau kita mau beli kuliner di sini kita tukarkan uang kita dengan kepingan ini, baru kita bisa beli di sini. Ini setiap minggu kita datang ke sini,” kata Wiwit Nurul (18), salah satu pengunjung saat ditemui detikTravel, Minggu (23/09).

Nostalgia Kuliner dan Mainan Jadul, Ada di SiniFoto: (Robby Bernardi/detikTravel)

Menurut Wiwit, dirinya selalu datang ke lokasi Minggon Jatinan, bila ada waktu senggannya. Biasanya dilakukan bersama teman-temanya.

“Ada sensasinya bagaimana saat kita membeli makanan atau minuman jadul dengan uang kepingan ini,” katanya.

Yang disukai dari Mingon Jatinan ini adalah permainan tradisionalnya. “Kita bisa gunakan permainan tradisional seperti egrang dan bakiak sepuasnya,” kata Wiwit.

Nostalgia Kuliner dan Mainan Jadul, Ada di SiniFoto: (Robby Bernardi/detikTravel)

Di wisata ini juga para orangtua diberi kesempatan mengenalkan anak-anak melinalnya untuk mengenal permainan saat para orangtuanya masih kecil dahulu.

“Ya kita mengenalkan anak-anak kita bagimana permainan kita saat kecil dulu. Anak-anak suka sekali, ini sebagai edukasi juga,” kata Donny saat ditemui tengah mengajarkan bagaimana cara berain bakiak pada anaknya.

Nah, usai bermain dengan permainan tradisional, tidak lengkap bila belum menikmati kuliner tradisional. Kepingan uang yang sebelumnya sudah didapat, bisa dibelanjakan. Aneka macam makanan tradisional yang mulai jarang ditemukan, dijual di wisata Minggon Jatinan ini.

“Saya suka dengan arumanis dan kluban batoknya, sudah jarang ditemui. Mengenang masa kecil dulu juga,” kata Ibu Daniel pada detikTravel.

Ibu Daniel ini tidak membelanjakan uang kepingan semuanya.

“Tidak saya pakai semuanya. Saya sisahkan satu keping untuk koleksi saya,” katanya.

Nostalgia Kuliner dan Mainan Jadul, Ada di SiniFoto: (Robby Bernardi/detikTravel)

Sementara itu Anis, salah satu pelaksana Minggon Jatinan mengaku dalam setiap minggunya dari jumlah uang kepingan yang beredar, ada sekitar tiga ribu kepingan uang yang biasanya dimanfaatkan pengunjung untuk dibawa pulang, baik untuk koleksi maupun untuk simpanan ke minggu berikutnya agar tidak mengantri menukar uang.

“Ada banyak uang kepingan yang tidak balik lagi. Biasanya untuk koleksi mereka atau malah untuk simpanan agar di minggu depanya tidak ikut mengantri,” katanya.

Acara Minggon Jatinan ini sedianya telah digelar sejak tanggal 22 april lalu. Penggagas dari Minggon Jatinan sebagai tempat wisata dan kuliner jaman dulu ini yakni Uni Kuslantasih yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang.

Menurut Uni Kuslantasih, kegiatan yang digelar setiap minggu tersebut untuk kembali mengenalkan kuliner jaman dahulu dan aneka permainan jadul yang mulai jarang ditemukan di Batang.

“Kita mengangkat kuliner yang sudah jarang ditemukan dan harus kita naikan kembali agar anak-cucu kita tahu bahwa kita memiliki banyak warisan kuliner jaman dulu,” katanya.

Nostalgia Kuliner dan Mainan Jadul, Ada di SiniFoto: (Robby Bernardi/detikTravel)

Di acara Minggon Jatinan tersebut ada empat konsep yang dihadirkan yakni jajan jadul, hiburan rakyat, dolanan jadul dan sebagai wisata baru.

Nah seru kan menikmati liburan wisata yang murah meriah, kembali ke jaman dulu. Jika anda melintas di jalur pantura pada hari Minggu, lokasi Minggon Jatinan di Hutan Jati Kota Rajawali ini tepat berada di tepi jalur pantura masuk Kota Batang. (aff/aff)

Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.

Laporan Awal Dana Kampanye PKB Rp 15 Miliar

Jakarta – Wakil Bendahara Umum DPP PKB Bambang Susanto menyebut dana awal kampanye yang telah diserahkan ke KPU sebesar Rp 15 miliar. Jumlah tersebut baru yang berasal dari iuran anggota dan caleg PKB, belum dari pihak di luar partai.

“Belum (dari sumbangan pihak luar partai), karena itu masih dari iuran anggota, kemudian dari partisipasi caleg juga,” kata Bambang usai menyerahkan laporan awal dana kampanye PKB ke KPU, di gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (23/9/2018).

Bambang menjelaskan dana kampanye yang berasal dari iuran anggota hanya sebesar Rp 1,3 miliar. Selebihnya merupakan pemberian dari para caleg PKB.

“Kalau partai tadi sekitar Rp 1,3 M, selebihnya dari caleg. Dari partai sendiri 1,3 M, sisanya dari caleg uang dan barang. Saya tidak tau detilnya. Kan caleg harus melaporkan dana kampanyenya,” terangg Bambang.
Ada sejumlah partai yang sudeh menyerahkan laporan dana kampanye ke KPU di antaranya Perindo dan PKS. PKS mengaku melaporkan dana awal kampanye mereka yang berjumlah Rp 17 miliar, sedangkan Perindo Rp 1 juta.
(zak/rvk)

Angkringan di Tengah Sungai, Seperti Apa Ya?

Jombang – Ada yang menarik di Jombang, Jatim. Suatu tempat wisata bernama Banyu Biru yang berupa angkringan di tengah sungai.

Jika ingin merasakan sensai berbeda menyantap hidangan tradisional bersama keluarga, alangkah baiknya berkunjung ke wana wisata Banyu Biru di Jombang. Di tempat ini, pengunjung bisa menikmati makanan khas orang kampung di tengah aliran sungai.

Alternatif wisata yang satu ini berada di Dusun Wonotirto, Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam. Dari pusat Kota Santri Jombang, jarak tempuhnya hanya sekitar satu jam.


Letaknya di lereng Pegunungan Anjasmoro, membuat objek wisata alam ini sarat dengan kesejukan. Di tempat ini pengunjung bisa menikmati keindahan panorama alam dari ketinggian sekitar 300 meter di puncak bukit dengan mendaki tangga seribu.

Angkringan di Tengah Sungai, Seperti Apa Ya?Foto: (Istimewa)

Aneka warna bunga di kanan dan kiri tangga dari tanah itu, sangat cocok bagi para penggila selfie. Setelah puas mendaki bukit, pengunjung bisa melepas lelah sembari makan siang bersama keluarga di angkringan sungai.

Berbeda dengan tempat makan pada umumnya, meja makan di wisata Banyu Biru dibangun di tengah aliran sungai yang airnya jernih. Namun pengunjung tak perlu takut meja dan kursi dari bambu itu hanyut.

Angkringan di Tengah Sungai, Seperti Apa Ya?Foto: (Istimewa)

Pasalnya, arus sungai dengan lebar rata-rata 4 meter tersebut tak begitu deras. Gemericik aliran sungai yang airnya jernih tepat di bawah angkringan, bakal membuat acara santap siang bersama keluarga atau pun teman semakin asyik. Sungai ini berasal dari mata air di Pegunungan Anjasmoro.

“Sementara ini kami sediakan 8 angkringan di sepanjang sungai yang kami kelola. Kapasitasnya 6-8 orang per titik,” kata pengelola wana wisata Sumber Biru Yuli Adi Atmiko (26) kepada detikTravel, Sabtu (21/9/2018) kemarin.

Terlebih lagi makanan yang disajikan di objek wisata ini tergolong sulit dijumpai di kota-kota besar. Seperti nasi jagung dan nasi tiwul yang dipadukan dengan sayur daun singkong dan pepaya. Lauknya pun khas pedesaan, yakni ikan asin, tahu dan tempe.

“Harganya sangat terjangkau, Rp 6-10 ribu per posi. Itu sudah dapat seporsi nasi tiwul atau nasi jagung lengkap dengan sayur dan ikan asin,” ujar pemuda yang akrab disapa Miko ini.

Wana wisata Sumber Biru masih tergolong baru. Para pemuda Desa Wonomerto yang peduli wisata, mulai mengelolanya sejak Maret 2018. Objek wisata ini meliputi tanah perkebunan warga yang luasnya hampir 2 hektare.

“Kami namakan Sumber Biru karena dulunya ada sumber di bawah pohon beringin besar. Air yang keluar seakan warnanya biru saking rimbunnya pohon tersebut. Kalau mengalir ke sungai warnanya jernih biasa. Pohon itu saat ini sudah tumbang. Namun, sumbernya masih ada, warnanya tidak biru lagi,” terang Miko.

Angkringan di Tengah Sungai, Seperti Apa Ya?Foto: (Istimewa)

Untuk masuk ke objek wisata ini, pengunjung cukup membayar tiket masuk Rp 3 ribu/orang. Tarif tersebut tetap sama meski pada hari libur.

Meski tergolong baru, objek wisata ini cukup diminati wisatawan. Rata-rata dalam sehari pengunjung mencapai 100 orang. Sebagian besar datang dari Surabaya, Mojokerto dan Kediri.

“Untuk parkir kendaraan gratis, tiket masuk untuk anak-anak juga kami gratiskan,” tegas Miko.

(aff/aff)

Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.

Maestro I Made Ada Dipercaya Buat 1.000 Merchandise Patung Garuda Pertemuan IMF-World Bank

JAKARTA – Annual Meetings IMF-World Bank 2018 di Indonesia akan menjadi pertemuan keuangan tahunan terbesar dunia. Indonesia akan menjadi tuan rumah IMF-World Bank Annual Meeting pada bulan Oktober 2018. Ajang tahunan ini menjadi wadah yang tepat untuk membuka lapangan pekerjaan dan bisnis bagi masyarakat Bali.

Seribu miniatur patung garuda buatan tangan seniman Bali disiapkan sebagai merchandise untuk delegasi negara dalam pertemuan IMF-World Bank 2018. Patung ini diproduksi khusus oleh maestro seniman patung I Made Ada dan hak ciptanya terdaftar secara interational di wipo-pbb.

BERITA TERKAIT +

“Merchandis yang saya buat ini diharapkan berdampak positif bagi pengerajin patung di Bali lainnya,” ujar I Made Ada

Meski berupa karya buatan tangan seribu minitur patung garuda ini tampak seragam. Patung ini nantikan akan menjadi merchandise istimewa saat “Host Country Reception” IMF-WB Annual Meeting di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali, 12 Oktober mendatang.

Pria yang tinggal di dusun Pakudui Tegallalang, Gianyar, Bali merupakan seniman patung di Bali yang produk patungnya sudah terdaftar secara Interational di WIPO-PBB. Patung uniknya tersebut khusus di rancangnya dengan media kayu.

Dalam pengerjaaannya, Made Ada dibantu oleh puluhan muridnya selama tiga bulan terakhir. Namun, untuk memastikan keseragaman ukuran, gaya serta kualitas sesuai disain, bagian pembentukan awal dan finishing, wajib dilakukannya sendiri.

“Pengerjaannya memang cukup rumit dan sangat detail, tapi bangga diberi kepercayaan untuk membuat patung ini. Terlebih diperuntukkan pejabat-pejabat penting kenegaraaan. Karena sangat efektif sekalian untuk promosi,”tuturnya

Di sela mengikuti pertemuan IMF-World Bank di Bali, Made Ada juga berharap para delegasi negara ini berkesempatan mampir ke desanya.

“Di desa ini hampir semua warganya berprofesi sebagai pemahat patung garuda hingga dijuluki kampung garuda,” ujarnya

Selain memperkenalkan patung garuda raksasa dari kayu dengan sestem knock down yang menjadi ciri khasnya, made ada juga ingin memperkenalkan class patung yang kerap diikuti oleh wisatawan drai berbagai negara.

(rhs)

Fadli Zon akan Laporkan Balik PSI ke Polisi

Jakarta – Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon dilaporkan oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ke polisi. Fadli menanggapi laporan itu dengan berencana melaporkan balik PSI ke polisi.

“Saya lapor balik,” kata Fadli Zon saat ditemui usai acara Deklarasi Kampanye Damai Pemilu Serentak 2019 di Lapangan Silang Barat Tugu Monas, Jakarta Pusat, Minggu (23/9/2018).

Namun, saat ditanya lebih lanjut alasan pelaporan balik itu, Fadli enggan menjelaskan. “Adalah, nanti,” katanya.


Sebelumnya, Fadli di Twitter mem-posting video yang menampilkan 3 pria dan 6 perempuan berhijab memakai seragam biru dan hitam serta topeng penguin. Mereka membentuk formasi tarian.

Mereka berjoget diiringi lagu yang berisi sindiran politik tajam. Sepotong lirik lagu itu diambil dari editan lirik lagu ‘Potong Bebek Angsa’ ala Fadli Zon. Secara keseluruhan, lagu itu memuat lirik berisi sindiran tajam kepada lawan politik Prabowo-Sandi. Berikut liriknya:

Potong bebek angsa masak di kuali
gagal urus bangsa maksa dua kali
fitnah HTI fitnah FPI
ternyata mereka lah yang PKI
fitnah HTI fitnah FPI
ternyata mereka lah yang PKI

Potong bebek angsa masak di kuali
gagal urus bangsa maksa dua kali
takut diganti Prabowo-Sandi
Tralalalala lala
takut diganti Prabowo-Sandi
(jor/zak)

Bos OJK: Semoga Pasar Modal Lebih Berkontribusi Bangun Negara

JAKARTA – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Pasar Modal yang ke-41, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Indonesia Stock Exchange, Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan Indonesia Central Securitas Depository (KSEI) menggelar acara “Fun Run & Fun Walk HUT Pasar Modal 2018” dengan tema Menuju Pasar Modal Mandiri di Era Ekonomi Digital.

Acara lari dan jalan santai tersebut dibuka oleh Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso dan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara.

BERITA TERKAIT +

Turut hadir juga Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Nurhaida, Ketua Dewan Audit Ahmad Hidayat, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Tirta Segara dan para dewan komisioner lainnya.

“Alhamdulillah pada pagi ini kami merayakan hari pasar modal yang ke-41. Selain memperingati hari pasar modal kita juga bersilaturahmi sambil berolahraga dan juga sebenernya ingin juga mensukseskan acara Asian Games 2018 yang telah berlalu,” ujar Wimboh dalam sambutannya di SCBD, Lot 7, Jakarta Selatan, Minggu (23/9/2018)

Dia pun berharap agar pasar modal kedepannya lebih maju lagi dan lebih berkontibusi kepada pembangunan negara Indonesia.

“Kami mewakili OJK sangat punya kepentingan agar pasar modal kedepan lebih maju lagi, lebih berkontribusi kepada pembangunan negara dan bangsa ini dan juga poin penting yang ingin kami sampaikan pasar modal ini juga melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat yang menjadi strategi pembangunan negara,” lanjutnya

Adapun Fun Run dan Fun Walk dimulai dari SCBD Lot 7 pada pukul 06.30 WIB dan juga di akhiri kembali pada pukul 07.30 WIB.

Rute yang ditempuh adalah start dari SCBD Lot 7 – Gedung Bursa Efek Indonesia – Pacific Place – Electronic City dan finish di SCBD Lot 7

(rhs)

Gugatan Pemilik Miras Ilegal di Papua Dikabulkan

Jayapura: Pengadilan Negeri Jayapura mengabulkan gugatan praperadilan perusahaan PT Sumber Makmur Jayapura (PT SMPJ) terhadap Pomdam XVII/Cendrawasih. TNI dinilai bersalah lantaran menyita dua kontainer berisi 1.200 minuman keras (miras) ilegal milik PT SMJP.

Kapendam XVII/Cen Kolonel Infanteri Muhammad Aidi mengatakan, putusan praperadilan dibacakan pada Jumat, 21 September di PN Klas I A Jayapura. Dalam kasus ini, Pomdam XVII/Cendrawasih menjadi termohon 1 dan Satpol PP Jayapura sebagai termohon 2.

“Putusan sidang PN tersebut menyatakan perbuatan termohon 1 adalah perbuatan melawan hukum dan melanggar Hak Asasi Manusia (HAM), serta menolak ganti kerugian yang diajukan oleh pemohon,” kata Aidi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 22 September 2018.

Hakim praperadilan juga memerintahkan Satpol PP Jayapura segera mengembalikan miras ilegal milik PT SMPJ, serta memerintahkan kepada dua tergugat membayar biaya perkara. Aidi kecewa atas putusan ini. Ia menilai hakim tunggal praperadilan tidak mempertimbangkan kelemahan gugatan yang ada dalam berkas penolakan yang telah dijabarkan TNI.

“Pemohon tidak dapat menunjukan bukti surat asli, Surat Izin Tempat Usaha nomor :503/05440/PM & PTSP masa berlaku hingga 23 September 2018 dan 23 September 2019,” jelas Aidi.

Aidi juga menilai PT SMJP tidak dapat menunjukan bukti surat yang asli dari Surat Penunjukkan Sub-Distributor dari PT Sinar Makmur Timur Distibutor Nomor: 006/SPP/VII/2017 tanggal 21 Juli 2017. PT SMJP juga tidak dapat menunjukkan Surat Penunjukan dari PT Delta Jakarta Tbk sebagai Distributor No. 010/L.SP-Distributor/Dirs/VIII/2016 tanggal 25 Agustus 2016.

“Ironis, saat Kodam berupaya membantu menegakkan aturan, menyelamatkan orang kepentingan bahkan masa depan orang  banyak dari kejahatan peredaran miras ilegal, malah digugat,” ungkapnya.

Aidi menjelaskan sikap Pomdam yang menyita ribuan botol miras ilegal itu semata guna menyelamatkan warga Papua dari bahaya yang ditimbulkan miras. Langkah itu juga mengacu Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Papua dan pakta integritas yang diteken hampir seluruh pejabat di Papua.

“Namun ternyata Perda Provinsi Papua hanya sekedar retorika tanpa makna, nyatanya tidak bisa dipakai atau diaplikasikan di lapangan,” ucap alumni Akmil 1996 ini.

Menurut dia, masalah miras di Papua adalah tanggung jawab bersama. Ia khawatir putusan ini akan berdampak terhadap peredaran miras ilegal di Papua pada masa mendatang. 

“Jika seperti ini, barang ilegal yang di depan mata tidak perlu lagi diendus, diintai, di sweeping dan lain sebagainya. Atau apakah aparat yang berwewenang hanya membiarkan barang tersebut beredar bebas ke masyarakat?” kata Aidi.

(AGA)

Kuatkan Rupiah, Pengusaha di Surabaya Tukarkan Dolar AS

JAKARTA – Untuk menguatkan nilai tukar Rupiah terhadap dolar, dari Forum Komunikasi Asosiasi Pengusaha (Forkas) Jatim menukarkan USD50 juta atau Rp740 miliar pada Bank Indonesia (BI).

Ketua Forkas Jatim Nur Cahyudi, menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk simpati untuk Indonesia yang sedang mengalami pelemahan ekonomi. Dengan dilakukan penjualan uang dolar diharapkan bisa meng-influence pengusaha-pengusaha lain di Indonesia untuk menukarkan uang dollarnya menjadi Rupiah.

BERITA TERKAIT +

“Insya Allah ini akan berkelanjutan. Kita targetnya sampai rupiah stabil, kembali pada level semula. Uang USD50 juta ini kita kumpulkan selama 1 sampai 2 hari. Kita terus kampanyekan agar para pengusaha tidak menahan dolar mereka,” ucap Nur Cahyudi

Baca Selengkapnya: Pengusaha di Surabaya Ramai-Ramai Tukarkan Dolar AS Senilai Rp740 Miliar

(kmj)

Menlu Retno Resmikan Gedung KJRI di Chicago

Jakarta – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi meresmikan gedung Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Chicago, Amerika Serikat. Retno berharap gedung tersebut bisa menjadi rumah bagi WNI yang tinggal di AS.

“Gedung ini selayaknya dapat menjadi Rumah Indonesia, khususnya bagi masyarakat Indonesia di AS,” kata Retno dalam keterangannya, Minggu (23/9/2018).

Acara Peresmian ini dihadiri oleh Kepala Perwakilan RI di AS, pimpinan Bank Mandiri, perwakilan lembaga keuangan Indonesia di AS dan perwakilan masyarakat Indonesia di Chicago dan sekitarnya.


Sejak berdiri pada tahun 1983, KJRI Chicago telah berpindah gedung sebanyak 5 kali. Semuanya adalah perkantoran sewa.

Gedung Kantor KJRI Chicago yang diresmikan tersebut dibeli pada awal Januari 2018. Gedung ini merupakan bangunan 4 lantai seluas 1883 m2, yang terletak di jalan 211 N Carpenter St, Chicago, di sebuah kawasan berkembang bernama Fulton Market.

Nantinya, gedung akan dilengkapi dengan Pusat Kebudayaan Indonesia dan berbagai fasilitas pelayanan kekonsuleran dan kependudukan, serta perlindungan WNI. Seluruh fasilitas ini diperuntukkan untuk menunjang pelayanan bagi 12.100 WNI yang tinggal di 13 negara bagian di wilayah akreditasi KJRI Chicago. Gedung ini juga akan menjadi pusat promosi Indonesia di wilayah Midwest Amerika Serikat.

Diperkirakan, gedung kantor KJRI Chicago siap beroperasi pada awal tahun 2019. Retno mengapresiasi pembelian kantor KJRI tersebut, sebab menurutnya hal itu akan menghemat anggaran biaya sewa gedung.

“Dengan pembelian gedung sebagai aset milik negara, Pemerintah RI berusaha melakukan efisiensi anggaran. Tentunya pembelian ini dilakukan dengan mekanisme yang transparan dan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujar Retno.
(yld/nvl)

Mendagri: ASN Jangan Ikut Kepala Daerah Dukung Mendukung Capres

Samarinda: Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengingatkan seluruh aparatur sipil negara untuk bersikap netral dan tidak ikut-ikutan dengan kepala daerah dalam dukung-mendukung calon presiden pada Pilpres 2019.

“Kepala daerah itu jabatan politis yang saat pencalonannya didukung partai
politik, jadi sah-sah saja kalau menyatakan sikap dukungan untuk capres.
Nah, kalau ASN (aparatur sipil negara) aturannya jelas, harus netral
seperti TNI dan Polri,” kata Tjahjo di Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu, 22 September 2018. 

Tjahjo Kumolo hadir di Samarinda untuk melantik Deputi Bidang Pengelolaan
Infrastruktur Perbatasan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP)
Restuardy Daud sebagai sebagai Penjabat Gubernur Kaltim. Restuardy mengisi sementara posisi lowong Gubernur Kaltim yang ditinggalkan Awang Faroek Ishak, karena mengundurkan diri untuk maju dalam pencalonan
anggota DPR RI pada Pemilu 2019.

“Sekali lagi saya ingatkan seluruh ASN untuk tidak terlibat dukung-mendukung atau menjadi tim pemenangan capres, karena sanksinya sangat jelas. Untuk kepala daerah yang terlibat tim kampanye, aturanya juga jelas yakni harus cuti saat ikut kampanye,” tegasnya.

Beberapa waktu terakhir, sejumlah kepala daerah, baik gubernur/wagub, bupati/wabup dan wali kota/wawali mendeklarasikan dukungan kepada salah satu pasangan capres yang akan berkompetisi pada Pilpres 2019.

Seperti di Sumatera Barat ada sepuluh kepala daerah yang mendeklarasikan
dukungan capres, begitu pula di Jawa Barat sebanyak 22 kepala daerah
melakukan hal yang sama, dan beberapa kepala daerah di provinsi lain.
Komisi Pemilihan Umum telah menetapkan dua pasangan capres-cawapres untuk Pilpres 2018, masing-masing Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin (nomor urut 1) dan Prabowo Subianto/Sandiaga Uno (nomor urut 2).

Dalam sambutan saat pelantikan penjabat gubernur Kaltim, Tjahjo Kumolo
mengingatkan semua pendukung capres untuk berkampanye secara santun dengan beradu program dan gagasan, tidak justru berkampanye negatif dengan menebar kebencian yang bisa mengganggu ketertiban masyarakat dan stabilitas keamanan.

“Jadi, mari kita lawan model-model kampanye yang seperti itu (kampanye
negatif). Pak Jokowi dan Pak Prabowo selama ini juga tidak ada masalah,
mesra-mesra saja,” katanya.

(ALB)

16 Ribu Jiwa di Sangihe Belum Punya KTP-el

Tahuna Sulut: Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara(Sulut), Ratna Lombongadil mengatakan sekitar 16 ribu  wajib KTP belum mengantongi kartu tanda penduduk elektonik (KTP-el).  

“Sekitar 16 ribu warga tersebut sebagian tinggal di Sangihe sebagian lagi berada di luar daerah karena bekerja,” kata Ratna di Sangihe, Sabtu, 22 September 2018. 

Dari jumlah tersebut katanya, hanya 10 ribu warga yang berada di Sangihe, sedangkan enam ribu warga lainnya berada di luar Sangihe. Saat ini, kata dia, pemerintah kabupaten khususnya dinas dukcapil sedang membuka pelayanan bagi masyarakat Sangihe yang berada di Manado untuk pengurusan KTP di lokasi pameran Kayuwatu. 

“Kami saat ini membuka pelayanan perekaman KTP di lokasi pameran Kayuwatu Manado untuk warga Sangihe yang ada di kota Manado dan sekitarnya,” kata dia.

Pelayanan ini, kata dia untuk membantu masyarakat Sangihe khususnya
wajib KTP yang belum bisa ke Sangihe untuk mengurus KTP. Dia menambahkan, bupati telah menginstruksikan agar perekaman KTP-E lebih ditingkatkan sebagai upaya pemerintah mendukung pelaksanaan tugas Komisi Pemilihan Umum di mana wajib pilih diharuskan memiliki KTP-E.

“Bupati telah memberikan petunjuk bagi Dukcapil agar semua wajib KTP memiliki KTP-e guna mendukung pelaksanaan tugas KPU pada Pemilu 2019 nanti,” kata dia.

(ALB)

Pembangunan Rumah Tradisional Suku Mbojo yang Tak Biasa

Bima – Traveler yang liburan di Kabupaten Bima, sempatkan bertemu dan melihat langsung rumah tradisional Suku Mbojo. Ada cerita menarik di balik pembangunannya.

Suku Mbojo di Bima, Nusa Tenggara Barat, menjadikan tempat tinggal sebagai kebutuhan yang tidak bisa diabaikan. Bagi mereka, memilih seorang arsitek dan konstruksi ruang dalam membangun rumah sangat penting untuk diperhatikan.

Rumah atau dalam bahasa Bima disebut uma ngge’e kai merupakan kebutuhan pokok dalam kehidupan berkeluarga. Karena itu, bagi masyarakat Bima, membangun rumah harus memilih Panggita, arsitek berpengalaman dan berakhlak mulia atau loa ra tingi dalam istilah bahasa Bima.


Seorang Panggita juga harus memahami Sasato, yakni sifat atau pribadi si pemilik yang akan dibuatkan rumah. Bentuk dan ukuran dalam tata ruangnya harus disesuaikan dengan sifat dan kepribadian si pemilik rumah.

“Seorang Panggita tidak hanya dikenal dalam pembuatan dan pembangunan rumah, Panggita juga dikenal dalam pembuatan kapal dan upacara Kalondo Lopi atau menurunkan perahu ke laut, seperti ritual yang ada di Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima,” terang Alan Malingi yang dihubungi detikTravel, Jumat (21/9/2018).

(Alan Malingi/istimewa)(Alan Malingi/istimewa)

Menurut Alan, seorang Panggita adalah tokoh yang dianggap berperan dalam kegiatan gotong-royong pemindahan rumah panggung warga. Hingga saat ini, keturunan Panggita masih banyak terdapat di berbagai desa dan kampung yang ada di Bima.

“Panggita adalah keturunan ahli dalam pembangunan rumah. Biasanya seorang Panggita menurunkan ilmunya kepada anak dan keturunannya,” kata Alan, aktivis kebudayaan masyarakat Bima.

Ada beberapa hal yang dilihat oleh seorang Panggita dalam memulai pembangunan rumah. Pertama sebuah rumah tidak boleh berhadapan dengan jalan bercabang tiga. Artinya rumah tidak boleh berada tepat di persimpangan.

Hal ini diyakini akan menyebabkan penghuninya selalu sakit dan kehidupannya tidak akan berkembang baik. Kedua, pintu rumah harus menghadap ke arah gang atau jalan agar rumah terlihat selalu terbuka untuk para tamu.

Ketiga, pintu rumah dengan pintu pagar depan tidak boleh lurus atau satu arah. Hal ini diyakini agar penyakit dan bala tidak langsung masuk ke dalam rumah. Di samping itu, orang tidak akan dapat melihat langsung aktivitas di dalam rumah.

Ke empat, ukuran pintu rumah harus lebar melebihi ukuran keranda atau Salence untuk pengurusan jenazah. Kelima, rumah tidak boleh terlalu dekat membelakangi sungai atau lereng perbukitan. Hal ini dilakukan sebagai model mitigasi bencana.

Sebelum membangun rumah, seorang Panggita memilih batu datar untuk ditempatkan tiang rumah. Lalu seorang Panggita melantunkan doa dan mantra yang disaksikan oleh warga. Setelah itu dimulailah pembangunan rumah yang ditandai penyembelihan hewan ternak seperti ayam dan kambing.

Peran Panggita sesungguhnya sudah berlangsung lama, sejak peradaban Uma Lengge ada. Uma Lengge adalah sebutan bentuk rumah tradisional yang ada di Bima. Beberapa model contoh Uma Lengge dapat ditemui di beberapa desa yang ada di Kabupaten Bima, seperti di Desa Sambori, Kuta, Wawo, Donggo, dan desa-desa tradisional lainnya di Bima.

(Alan Malingi/istimewa)(Alan Malingi/istimewa)

Misalnya di Desa Sambori, setelah tuntas pembangunan Lengge, dilakukan upacara Marhaban, yang berarti menyambut rumah baru. Lengge adalah seni arsitektur awal dalam peradaban Mbojo sebelum masuk pengaruh arsitektur Uma Panggu atau rumah panggung pengaruh Bugis Makassar.

Contoh lain di Desa Parado Wane, Kabupaten Bima, ada upacara khusus untuk membuka atau mengunci pintu rumah baru atau dikenal dengan istilah upacara Wole Uma yang dilakukan oleh Panggita.

Selain bahan baku dan konstruksi rumah sangat menentukan, diyakini juga air sisa rendaman saat upacara Wole Uma dibagi-bagikan kepada warga tetangga. Air rendaman diyakini sebagai obat kuat terutama untuk menyembuhkan lutut dan persendian.

“Ritual-rutual seperti itu masih sangat kental dilakukan beberapa tahun lalu. Besar kemungkinan ritual-ritual itu adalah warisan pra-Islam masuk ke Bima. Wallahualam,” ungkap Muktamirin, warga Bima.

BACA JUGA: Inspiratif! Suku Mbojo di Bima Punya Tradisi Lestarikan Sumber Air

Namun demikian, menurut Alan, bahan pohon kayu yang digunakan untuk konstruksi rumah merupakan kayu pilihan dan enzimnya berkhasiat sebagai ramuan obat, contohmya enzim kayu akasia.

Nilai-nilai kearifan lokal dalam membangun rumah di masyarakat Bima cukup baik untuk diperhatikan, karena diakui oleh Alan, rumah tempat tinggal juga berhubungan dengan harmonisasi alam, yaitu hubungan manusia dengan lingkungan sekitar dan hubungan manusia dengan sesama.

Nah, masyarakat di NTB perlu mengambil hikmah dari kearifan lokal warga di Bima, terlebih daratan tanah di NTB rentan terjadinya fenomena alam seperti gempa bumi, banjir, longsor, gunung meletus, dan bencana alam lainnya. (rdy/krn)

Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.

Mendagri Lantik Penjabat Gubernur Kaltim

Samarinda: Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo melantik Restuardy Daud sebagai Penjabat Gubernur Kalimantan Timur di Pendopo Lamin Etam, Kantor Gubernur di Samarinda, Sabtu, 22 September 2018.

Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) itu mengisi sementara posisi lowong Gubernur Kaltim yang ditinggalkan Awang Faroek Ishak, karena mengundurkan diri untuk maju dalam pencalonan anggota DPR RI pada Pemilu 2019.

Restuardy Daud akan menempati posisi Penjabat Gubernur sekitar tiga bulan
hingga Gubernur Kaltim terpilih Isran Noor dan Wakilnya Hadi Mulyadi
dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada 18 Desember 2018.

“Atas nama pemerintah, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Awang Faroek Ishak yang telah mengabdi dan memimpin Provinsi Kalimantan Timur selama 10 tahun dengan sangat baik,” kata Tjahjo, dalam sambutan pelantikan.

Mendagri juga mengatakan, penjabat gubernur harus melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara ikhlas serta penuh kejujuran dan mengabdikan
sepenuhnya kepada masyarakat dan negara.

“Kunci sukses yang telah dilakukan dan diraih Bapak Awang Faroek perlu
terus dilanjutkan, terutama terjaganya kondusivitas dan stabilitas daerah,
serta penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,”
tambahnya.

Tjahjo juga meminta penjabat gubernur untuk mengawal agenda politik
Pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden 2019 dengan melakukan koordinasi bersama seluruh elemen di daerah.

“Pilkada serentak pertama yang diikuti 263 daerah berlangsung aman, begitu juga pilkada serentak kedua di 101 daerah dan ketiga di 171 daerah juga berjalan aman. Kuncinya adalah mengintensifkan fungsi koordinasi dengan berbagai elemen,” ujarnya.

Acara pelantikan itu dihadiri Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Soni
Sumarsono, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Soedarmo, Sekretaris BNPP Sigit Widodo, Ketua DPRD Kaltim M Syahrun, Kapolda Irjen Pol Priyo
Widyanto, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto, dan sejumlah
bupati/wali kota.

(ALB)

Detik-detik Deal Prabowo dan Jokowi Tambah ‘0’ di Nomor Urut

Jakarta – Capres Prabowo Subianto dan Joko Widodo menyepakati penambahan angka nol (0) di depan nomor urut pasangan capres-cawapres 2019. Kesepakatan itu diambil dengan suasana cair, yang diabadikan dalam video.

Dalam akun Facebook Ipang Wahid yang dilihat detikcom Sabtu (22/9/2018), terlihat pasangan capres cawapres Prabowo Subianto- Sandiaga Uno dan Joko Widodo-Ma’ruf Amin duduk di kursi berdekatan. Suasana di video itu terlihat cair di mana Prabowo dan Jokowi tampak tertawa lepas.

Tampak seluruh elite parpol pendukung Jokowi maupun Prabowo juga hadir di dalam pertemuan itu. Pertemuan itu tampaknya digelar pada saat rapat pleno tertutup sebelum pengambilan nomor urut capres di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018).


Di video itu, Ketua KPU Arief Budiman datang langsung menyalami Jokowi dan Megawati yang berada di dekatnya. Prabowo mengatakan telah menyepakati keputusan penambahan angka nol (0) di depan nomor urut pasangan capres-cawapres 2019.

“Udah kita sudah sepakat,” kata Prabowo.

Arief pun menjelaskan mengenai arti penambahan angka nol di depan nomor urut.

“Ya jadi seluruh dokumen, seluruh nomor yang kita bikin sekarang 1 dan 2 nah seandainya disepakati kami kan tidak mungkin mengubah plakat-plakatnya. Tapi kami akan mengungumkan kepada publik bahwa kalau angka 1 dimaknai 01 kalau angka 2 dimaknai 02,” kata Arief.

Dalam postingannya, Ipang Wahid yang merupakan anggota Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf mengatakan rasa senangnya melihat keakraban Prabowo dan Jokowi yang duduk di satu ruangan. Berikut ini isi captionnya:

VIDEO BOCORAN SEMALAM

Ini video yang ngga ada media manapun yg punya, diambil sesaat menjelang pengambilan nomer capres cawapres di KPU.
Asli senang sekali melihat suasana keakraban penuh persahabatan.
Semoga juga mengimbas kebawah.
Jadikan Pilpres ini sebagai sesuatu yang menyenangkan, jauh dari fitnah dan permusuhan.
Saatnya kita adu gagasan, kreatifitas dan adu prestasi.
Setuju??

Sebelumnya, Cawapres Prabowo, Sandiaga Uno, mengungkapkan detik-detik kesepakatan Jokowi dan Prabowo tentang penambahan angka 0. Kata Sandi, hal itu perlu dibahas karena nomor urut 1 dan 2 juga dimiliki oleh partai-partai yang akan berlaga pada Pileg 2019.

“Ternyata di bawah itu kita membicarakan apakah nomor urut 1 dan 2 ini yang dipilih, karena akan menimbulkan komplikasi, karena ada partai yang juga bernomor urut 1 dan nomor urut 2,” kata Sandi, Jumat (21/9/2018).

Sebagaimana diketahui, ada PKB yang bernomor urut 1 dan Partai Gerindra yang bernomor urut 2. Supaya tidak menimbulkan kerumitan, Prabowo dan Jokowi menyepakati akan menambahkan nomor 0 di depan nomor urut yang akan mereka dapatkan. Keputusan ini diambil oleh Prabowo dan Jokowi secara bersama-sama dalam tempo yang singkat, yakni tak sampai satu menit.
(yld/dkp)