Balap Liar di Makassar Berujung Dendam

Makassar: Tim Kejahatan dan Kekerasan Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, menangkap seorang remaja tersangka kasus pembunuhan, Minggu 14 Oktober 2018. Pria berinisial FK, 16, diduga pelaku tunggal pembunuhan atas mayat yang ditemukan warga di Jalan AP Pettarani Makassar, Jumat, 12 Oktober 2018.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar Kompol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan korban tewas bernama Sunardi. Jenazah ditemukan di pelataran Kantor Dinas Tata Ruang Sulsel pada Jumat pagi. Mayat yang awalnya tanpa identitas itu ditemukan dalam kondisi berlumuran darah dengan empat luka tusukan di punggung.

Tersangka FK, warga jalan Abubakar Lambogo, ditangkap dua hari berselang dalam pelariannya di wilayah Kecamatan Biringkanaya Makassar. Remaja itu digelandang ke kantor polisi bersama enam rekannya yang berstatus saksi.

“Tersangka diamankan dengan barang bukti sebilah pisau yang digunakan menusuk korban. Juga termasuk barang yang diambil korban oleh pelaku, yakni ponsel, dompet, dan uang Rp70 ribu,” kata Wirdhanto pada konferensi pers di Makassar, Senin 15 Oktober.

Menurut interogasi penyidik, pelaku membunuh korban karena dendam lama. Satu bulan sebelum kejadian, keduanya terlibat konflik gara-gara balapan liar di kawasan Jalan Malino, Kabupaten Gowa. Saat itu korban disebut memukuli pelaku.

Pelaku, kata Wirdhanto, kemudian berniat menghabisi korban saat mereka kembali bertemu pada Jumat dini hari. Dengan sebilah pisau dapur, dia menikam korban hingga tersungkur meregang nyawa.

Tersangka FK kini mendekam di ruang tahanan Polrestabes Makassar. Sedangkan enam rekannya, sementara berstatus saksi dan dimintai keterangan seputar kejadian.

Pelaku dijerat dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan berencana. Dia terancam hukuman penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun.

 “Mengingat pelaku berstatus di bawah umur, maka kami koordinasi dengan Dinas Sosial dan Bapas (Balai Pemasyarakatan),” kata Wirdhanto.

(RRN)