Geledah KPK soal Suap Meikarta Berlanjut ke Kantor Lippo Cikarang

Jakarta – KPK menggeledah kantor Lippo Cikarang di Bekasi. Penggeledahan itu terkait kasus suap perizinan proyek Meikarta.

“Dilakukan juga penggeledahan di kantor Lippo Cikarang di Bekasi,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (18/10/2018).

Kantor Lippo Cikarang menjadi lokasi ketujuh yang digeledah hari ini setelah Apartemen Trivium Terrace, rumah James Riady, Dinas PUPR, Dinas LH, dan Dinas Damkar Kabupaten Bekasi.

Sedangkan sehari sebelumnya KPK menggeledah 5 lokasi yakni kantor DPMPTSP Kabupaten Bekasi, kantor Bupati Bekasi, rumah pribadi Bupati Bekasi, kantor Lippo di Tangerang, dan rumah tersangka Billy Sindoro.

“Sehingga sampai sore ini telah dilakukan penggeledahan di sekitar 12 tempat,” ujarnya.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan 9 orang tersangka, yaitu Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Jamaludin, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi Sahat MBJ Nahor, Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi Dewi Tisnawati, Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi, Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, Konsultan Lippo Group Taryadi, Konsultan Lippo Group Fitra Djaja Purnama, dan pegawai Lippo Group Henry Jasmen.

Para tersangka dari jajaran Pemkab Bekasi diduga menerima Rp 7 miliar terkait perizinan proyek Meikarta. Duit itu disebut sebagai bagian dari fee fase pertama yang bernilai total Rp 13 miliar.
(abw/dhn)