Boca Juniors Latihan Terbuka, Puluhan Ribu Fans Penuhi La Bombonera

JawaPos.com – Tak bisa mendukung tim pujaan saat berjuang meraih prestasi adalah sesuatu yang menyesakkan bagi suporter. Tak terkecuali suporter klub besar Argentina, Boca Juniors.

Minggu (25/11) dini hari nanti, Boca Juniors bakal melakoni laga hidup mati melawan arch rival mereka River Plate. Keduanya bertemu di final Copa Libertadores 2018. Dalam leg kedua nanti, fans Boca tak bisa datang karena mereka masih dilarang mendatangi markas River Plate sejak 2013 silam.

Makanya, tak heran apabila tribun La Bombonera dipenuhi puluhan ribu suporter Boca pada Jumat (23/11). Jumlahnya mencapai kapasitas maksimal stadion, 50 ribu orang. Bahkan pihak Boca sampai harus menutup pintu gerbang stadion karena kapasitas yang sangat penuh.

Padahal, saat itu hanyalah sesi latihan bagi Fernando Gago dkk sebelum menjalani leg kedua final Copa Libertadores di kandang River Plate, El Monumental, dini hari nanti WIB. Namun, suasananya sama persis dengan ketika mereka menjamu River Plate di leg pertama. Seolah-olah Boca sedang bertanding.

“Begitulah orang-orang Boca, dan itu yang memberi kami sedikit energi,” sebut entrenador Boca, Guillermo Barros Schelotto saat diwawancarai radio La Red.

Rivalitas Boca dan River memang sudah berlangsung puluhan tahun. Setiap kali keduanya bertanding, pasti akan selalu jadi sorotan di Argentina. Apalagi ketika banyak bentrokan yang melibatkan kedua kubu suporter.

Hal itulah yang membuat fans Boca tak bisa mendukung perjuangan Fernando Gago dan kolega di Stadion Monumental. Baik fans Boca maupun River sama-sama dilarang melakukan away saat kedua tim bertemu. Mirip dengan kondisi yang dialami Bonek dan Aremania di sepak bola Indonesia.

Larangan yang berlaku sejak 2013 itu dipicu dengan kerusuhan demi kerusuhan yang melibatkan suporter kedua kubu. Menurut catatan Salvemos al Futbol, rivalitas kedua tim besar Argentina ini telah menelan korban jiwa tak kurang dari 300 orang selama 50 tahun terakhir.

(adw/JPC)